Senin, 21 April 2014

Tugas2-Perekonomianindonesia



Skema 3 pelaku ekonomi (rumah tangga konsumen, rumah tangga produsen, dan pemerintah )



Anak panah yang menuju ke kotak pemerintah berarti penerimaan pemerintah. Penerimaan pemerintah tersebut berupa pajak, misalnya pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai, serta pajak bumi dan bangunan. Selain itu, pemerintah juga menggunakan faktor produksi dan barang serta jasa yang dibutuhkan untuk kegiatan ekonomi pemerintahan. Anak panah yang menuju ke rumah tangga, pasar faktor produksi, perusahaan, serta pasar barang dan jasa berarti pengeluaran pemerintah. Pengeluaran pemerintah tersebut dapat berupa gaji, pembuatan prasarana, subsidi, serta pembelian barang dan jasa.

Peran pemerintah dalam kegiatan ekonomi didasari oleh motif mencari keuntungan sekaligus memenuhi kepentingan umum. Dorongan mencari keuntungan ini tidak terlepas dari kebutuhan pemerintah untuk meningkatkan penerimaan negara. Dengan kondisi penerimaan yang semakin baik, pemerintah akan memiliki sumber dana untuk membiayai pengeluaran-pengeluarannya.


 freefight liberalisme , Etatisme , Monopoly

  1. freefight liberalisme merupakan adanya kebebasan usaha yang tidak terkendali sehingga memungkinkan terjadinya eksploitasi kaum ekonomi yang lemah.
  2.  Etatisme adalah keikutsertaan pemerintah yang terlalu dominan sehingga mematikan motifasi dan kreasi dari masyarakat untuk berkembang dan bersaing secara sehat.
  3. Monopoly merupakan suatu bentuk pemusatan suatu ekonomi pada satu kelompok tertentu, sehingga tidak memberikan pilihan lain pada konsumen untuk tidak mengikuti ‘keinginan sang monopoly’ ‘

B.      Menurut saya ke tiga hal tersebut tidak diizinkan di insonesia karena, freefight liberalisme itu menyebabkan terjadinya ekspliotasi di indonesia, eksploitasi itu sendiri adalah pemanfaatan politik secara berwenang-wenang atau terlalu berlebihan terhadap suatu subyek eksploitasi yang hanya mementingkan ekonomi tanpa memikirkan keadilan serta kompensasi kesejahteraan untuk masyarakat, etatisme juga berdampak negative untuk warga indonesia, karena tidak ada keikutsertaan masyarakat dalam memotifasi dan berkreasi untuk mengembangkan ekonomi di indonesia dan bersaing secara sehat, karena terlalu banyaknya keikutsertaan pemerintah dibandingkan dengan masyarakatnya sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar