Senin, 28 April 2014

TUGAS3-PEREKONOMIANINDONESIA

Tabungan pemerintah merupakan selisih antara realisasi penerimaan dengan pengeluaran pemerintah.Tabungan pemerintah juga bisa diartikan sebagai kelebihan pendapatan pemerintah dari pajak dan sumber-sumber pendapatan negara lainnya. Pendapatan pemerintah terutama diperoleh dari pemungutan pajak, untuk meningkatan tabungan pemerintah maka sebagai salah satu usahanya adalah membuat kebijakan untuk mempercepat proses pembangunan. Tujuan ini hanya dapat dicapai apabila tingkat pertambahan pendapatan pemerintah berkembang lebih cepat dari tingkat pengeluaran rutin pemerintah. 

( dalam penilaian sehat atau tidaknya BUMN cenderung bersifat Akuntansi )

Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan. Akuntansi bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat agar dapat dimanfaatkan oleh para manajer, pengambil kebijakan, dan pihak berkepentingan lainnya, seperti pemegang saham, kreditur, atau pemilik. Pencatatan harian yang terlibat dalam proses ini dikenal dengan istilah pembukuan. Salah satu bentuk penerapan teknik akuntansi sektor publik adalah di organisasi BUMN. Akuntansi dibutuhkan dalam pembuatan laporan rugi/laba dan aliran kas pada BUMN. Sehingga penilaian sehat atau tidaknya BUMN cenderung bersifat dari akuntansinya.

( yang mempunyai wewenang di BUMN )
  1. Penguasaan badan usaha dimiliki oleh pemerintah.
  2. Pengawasan dilakukan, baik secara hirarki maupun secara fungsional dilakukan oleh pemerintah.
  3. Kekuasaan penuh dalam menjalankan kegiatan usaha berada di tangan pemerintah.
  4. Pemerintah berwenang menetapkan kebijakan yang berkaitan dengan kegiatan usaha.
  5. Semua risiko yang terjadi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pemerintah.
  6. Pemerintah juga memiliki Akuntan Negara yaitu akuntan yang bekerja pada pemerintah dalam rangka pemeriksaan keuangan pada badan-badan atau lembaga-lembaga pemerintah dan perusahaan negara.
Karena semua wewenang yang berhak untuk menilai BUMN hanyalah pemerintah karena BUMN merupakan suatu instansi pemerintah yang dimiliki oleh negara dan rata-rata BUMN di gunakan untuk kepentingan rakyat.

Apakah dampak dari inflasi itu selalu merugi?

tidak selamanya inflasi itu merugikan negara, inflasi juga mempunyai dampak positif bagu negara.Apabila inflasi itu ringan, justru akan menimbulkan dampak positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik yaitu meningkatkan semangat untuk bekerja, meningkatkan pendapatan nasional, menabung dan mengadakan investasi.Bagi orang yang meminjam uang dari bank inflasi itu menguntungkan, karena pada saat pengembalian uang, nilai uang lebih rendah dibandingkan pada saat meminjam. Juga bagi produsen inflasi ini sangat menguntungkan karena dapat menguntungkan bila pendapatan yang diperoleh lebih tinggi dari pada kenaikan biaya produksi. 

Coba kita renungkan, apa penyebab harga tanah ataupun properti lainnya cenderung cepat naik nilainya hanya dalam jangka waktu 5 tahun?
Ya, jawabannya adalah inflasi.
Dengan semakin menurunnya nilai mata uang rupiah dan semakin tingginya kebutuhan tanah/properti maka hal tersebut akan mempercepat naiknya harga aset tersebut.
Demikian juga dengan nilai emas.
Bayangkan jika inflasi di negeri ini hanya sebesar satu persen atau bahkan nol persen per tahun.
Maka investasi Anda di bidang properti atau emas tersebut akan sangat lambat dan tentu saja lebih beresiko.
Berikut beberapa contoh dari manfaat inflasi:
  1. Sebagai indikator untuk penentuan kebijakan penetapan harga beberapa komoditas tertentu, seperti : harga beras, BBM, listrik dan sebagainya.
  2. Sebagai bahan penentuan kebijakan dalam mengatur kelancaran arus distribusi barang, apabila diketahui bahwa salah satu penyebab kenaikan harga terjadi karena terganggunya kelancaran distribusi barang.
  3. Untuk bahan penentuan kebijakan impor (misal substitusi impor), dan sebagainya


sumber : 
http://gitanurulf.wordpress.com/
http://pengabdianqu.blogspot.com/2013/05/makalah-tentang-tabungan-ekonomi-makro.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Inflasi


Senin, 21 April 2014

Tugas2-Perekonomianindonesia



Skema 3 pelaku ekonomi (rumah tangga konsumen, rumah tangga produsen, dan pemerintah )



Anak panah yang menuju ke kotak pemerintah berarti penerimaan pemerintah. Penerimaan pemerintah tersebut berupa pajak, misalnya pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai, serta pajak bumi dan bangunan. Selain itu, pemerintah juga menggunakan faktor produksi dan barang serta jasa yang dibutuhkan untuk kegiatan ekonomi pemerintahan. Anak panah yang menuju ke rumah tangga, pasar faktor produksi, perusahaan, serta pasar barang dan jasa berarti pengeluaran pemerintah. Pengeluaran pemerintah tersebut dapat berupa gaji, pembuatan prasarana, subsidi, serta pembelian barang dan jasa.

Peran pemerintah dalam kegiatan ekonomi didasari oleh motif mencari keuntungan sekaligus memenuhi kepentingan umum. Dorongan mencari keuntungan ini tidak terlepas dari kebutuhan pemerintah untuk meningkatkan penerimaan negara. Dengan kondisi penerimaan yang semakin baik, pemerintah akan memiliki sumber dana untuk membiayai pengeluaran-pengeluarannya.


 freefight liberalisme , Etatisme , Monopoly

  1. freefight liberalisme merupakan adanya kebebasan usaha yang tidak terkendali sehingga memungkinkan terjadinya eksploitasi kaum ekonomi yang lemah.
  2.  Etatisme adalah keikutsertaan pemerintah yang terlalu dominan sehingga mematikan motifasi dan kreasi dari masyarakat untuk berkembang dan bersaing secara sehat.
  3. Monopoly merupakan suatu bentuk pemusatan suatu ekonomi pada satu kelompok tertentu, sehingga tidak memberikan pilihan lain pada konsumen untuk tidak mengikuti ‘keinginan sang monopoly’ ‘

B.      Menurut saya ke tiga hal tersebut tidak diizinkan di insonesia karena, freefight liberalisme itu menyebabkan terjadinya ekspliotasi di indonesia, eksploitasi itu sendiri adalah pemanfaatan politik secara berwenang-wenang atau terlalu berlebihan terhadap suatu subyek eksploitasi yang hanya mementingkan ekonomi tanpa memikirkan keadilan serta kompensasi kesejahteraan untuk masyarakat, etatisme juga berdampak negative untuk warga indonesia, karena tidak ada keikutsertaan masyarakat dalam memotifasi dan berkreasi untuk mengembangkan ekonomi di indonesia dan bersaing secara sehat, karena terlalu banyaknya keikutsertaan pemerintah dibandingkan dengan masyarakatnya sendiri.

Jumat, 11 April 2014

Tugas1-PEREKONOMIANINDONESIA

Nama    : Kiki Marselaa
Kelas     : 1EB05

A.   Investasi menurut para ahli

1.       Pengertian investasi menurut Ikatan Akuntansi Indonesia adalah suatu aktiva yang digunakan perusahaan untuk pertumbuhan kekayaan ( accreation of welth )melalui distribusi hasil investasi yaitu seperti :
-          Bunga
-          Royalti
-          Deviden
-          Uang sewa
Untuk apresiasi nilai investasi atau untuk manfaat lain bagi perusahaan yang berinvestasi seperti manfaat yang diperoleh melalui hubungan perdagangan.
2.       Pengertian investasi menurut Kasmir dan Jakfar 2012, dinvestasi dapat diartikan sebagai penanaman modal dalam suatu kegiatan yang memiliki jangka waktu yang relatif panjang dalam berbagai bidang usaha. Penanaman modal yang ditanamkan dalam arti sempit berupa proyek tertentu baik yang berupa fisik maupun nonfisik, seperti :
-          Proyek fisik : a. Proyek membuat jalan
  b. PLN
                -      Proyek Non Fisik : a. Proyek pendidikan
                                                           b. Pembuatan buku-buku
3.       Pengertian investasi menurut Mulyadi (2001:284) menyatakan bahwa : “Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk menghasilkan laba di masa yang akan datang.



B.   Faktor-faktor yang mempengaruhi investasi
1.       Suku Bunga
Merupakan faktor yang sangat penting dalam menarik investasi, karena sebagian besar investasi dibiayai dari pinjaman bank. Jika suku bunga turun maka akan mendorong investor untuk meminjam modal.
2.       Peraturan dan undang-undang ketenagakerjaan
Peraturan undang-undang ketenagakerjaan ini antara lain menyangkut peraturan tentang pemutusan hubungan kerja (PHK), Upah Minimum, kontrak kerja dll.
3.       Kondisi sarana dan prasarana
Prasarana dan sarana pendukung tersebut meliputi sarana dan prasarana transportasi, komunikasi, utilitas, pembuangan limbah dll.


4.       Birokrasi perijinan
Birokrasi perijinan merupakan faktor yang sangat penting dalam mempengaruhi investasi karena birokrasi yang panjang memperbesar biaya bagi investor. Birokrasi yang panjang akan memperbesar biaya bagi pengusaha karena akan memperpanjang waktu berurusan dengan aparat.
5.       Kualitas sumbaer daya manusia
Manusia yang berkualitas akhir-akhir ini merupakan daya tarik investasi yang cukup penting. Sebabnya adalah tekhnologi yang dipakai oleh para pengusaha makin lama makin modern. Tekhnologi modern tersebut menuntut ketrampilan lebih dari tenaga kerja.

6.       Tingkat inflasi
Tingkat inflasi berpengaruh negatif pada tingkat investasi hal ini disebabkan karena tingkat inflasi yang tinggi akan meningkatkan resiko proyek-proyek investasi dan dalam jangka panjang inflasi yang tinggi dapat mengurangi rata-rata masa jatuh pinjam modal serta menimbulkan distrosi informasi tentang harga-harga relatif. Disamping itu menurut Greene dan Pillanueva (1991), tingkat inflasi yang tinggi sering dinyatakan sebagai ukuran ketidakstabilan roda ekonomi makro dan suatu ketidakmampuan pemerintah dalam mengendalikan kebijakan ekonomi makro.


Untuk mengetahui lebih lengkap tentang informasi tentang faktor-faktor yang memepengaruhi investasi, dapat dilihat pada sumber : http://lindapushyy.blogspot.com/2013/04/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html

Modal salah satu syarat utama dalam mencapai kemajuan ekonomi
Modal ( dari bahasa tamil (mutal), yang berarti ‘dasar’, ‘kaki’, ‘bagian bawah’) yang memiliki banyak arti yang berhubungan dalam ekonomi dan akunting.
Pertumbuhan ekonomi didefiniskan sebagai penjelasan mengenai faktor-faktor yang menentukan kenaikan output per kapita dalam jangka panjang, dan penjelasan mengenai  bagaimana faktor-faktor tersebut berinteraksi satu sama lain, sehingga terjadi proses pertumbuhan. (Boediono; 1999).  Pertumbuhan ekonomi adalah salah satu indikator yang amat penting dalam melakukan analisis tentang pembangunan ekonomi yang terjadi pada suatu negara. Pertumbuhan ekonomi menunjukkan sejauhmana aktivitas perekonomian akan menghasilkan tambahan pendapatan masyarakat pada suatu periode tertentu. Karena pada dasarnya aktivitas perekonomian adalah suatu proses penggunaan faktor-faktor  produksi untuk menghasilkan output, maka proses ini pada gilirannya akan menghasilkan suatu aliran balas jasa terhadap faktor produksi yang dimiliki oleh masyarakat. Dengan adanya pertumbuhan ekonomi maka diharapkan pendapatan masyarakat sebagai pemilik faktor produksi juga akan turut meningkat. (Susanti, dkk; 2000).
 Todaro (2000) menjelaskan bahwa ada tiga faktor atau komponen utama dalam pertumbuhan ekonomi dari setiap bangsa, yaitu :
  1. Akumulasi Modal, yang meliputi semua bentuk atau jenis investasi baru yang ditanamkan pada tanah, peralatan fisik dan sumbersaya manusia.
  2. Pertumbuhan penduduk, yang beberapa tahun selanjutnya dengan sendirinya membawa pertumbuhan angkatan kerja
  3. Kemajuan teknologi.
Akumulasi modal (capital accunulation) terjadi apabila sebagian dari pendapatan ditabung dan diinvestasikan kembali dengan tujuan memperbesar output dan pendapatan. Akumulasi modal akan menambah sumberdaya baru (contohnya, pembukaan tanah-tanah yang semula tidak digunakan) atau meningkatkan kualitas sumberdaya (misalnya,  perbaikan sistim irigasi, pengadaan pupuk, pestisida).
.