Minggu, 18 Mei 2014

TUGAS5-PEREKONOMIANINDONESIA



Yang dimaksud dengan  :

1.       Revaluasi adalah suatu kebijakan dari pemerintah untuk menaikkan kembali nilai mata uang dalam negeri terhadap valuta asing setelah mengalami penurunan.
2.       Devaluasi adalah suatu kebijakan pemerintah untuk menurunkan nilai mata uang sendiri terhadap mata uang asing dengan cara sengaja agar ekspor keluar negeri meningkat.
3.       Embargo adalah larangan yang dikeluarkan pemerintah untuk melakukan impor atau ekspor barang tertentu kenegara lain dalam rangka kebijakan yang berkaitan dengan politik , ekonomi atau kebijakan lainnya.
4.       Hedging adalah suatu investasi yang digunakan untuk mengurangi atau meniadakan resiko pada suatu investasi lain.
5.       Kuota Impor adalah suatu tindakan yang dilakukan secara sepihak untuk menentukan batas maksimum jumlah barang yang boleh diimpor selama jangka waktu tertentu.

Apa yang dimaksud dengan “Laju Pertumbuhan Penduduk > Laju Pertumbuhan Ekonomi” ?

Pertumbuhan penduduk adalah indicator penting didalam suatu Negara. Semakin banyaknya pertumbuhan penduduk disuatu Negara maka semakin banyak pula tingkat pengangguran. Karena dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk, lapangan  pekerjaan semakin sedikit yang tersedia dan kebutuhan ekonomi masyarakat pun semakin meningkat. Maka dari itu laju pertumbuhan penduduk sangat berpengaruh ke laju pertumbuhan ekonomi, dengan perkembangan zaman saat ini bagaimapun juga laju pertumbuhan ekonomi harus tetap terkendali meskipun dengan adanya pertumbuhan penduduk yang terus menigkat. 

Yang dimaksud dengan :

1.       Kemiskinan absolute adalah kemiskinan dengan pendapatan rata-rata dibawah 1$ perhari.  Misalnya seseorang disebut miskin bila pendapatan setara dengan atau kurang dari 320kg beras pertahun untuk dipedesaan dan 480kg pertahun untuk diperkotaan.
2.       Kemiskinan Relatife adalah suatu tingkat kemiskinan dalam hubungannya dengan suatu rasio garis kemiskinan absolut atau proposi distribusi pendapatan yang tidak merata. ,bila anda seorang pegawai denganpendapatan 5 juta perbulan,misalnya suatu hari anda mengetahui rekan anda yang selevel dengan anda memiliki pendapatan yang nilainya 3x lipat dari anda,seketika anda merasa marah,geregetan. Pada kondisi tersebut anda mengalami kemiskinan relative

SUMBER:

Minggu, 11 Mei 2014

TUGAS4-PEREKONOMIANINDONESIA

Inflasi itu sendiri dapat diartikan sebagai suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus, yang berkaitan dengan berbagai faktor antara lain adalah :
1.       Konsumsi masyarakat yang meningkat
2.       Lebihnya likuiditas pasar yang memicu konsumsi bahkan spekulasi
3.       Akibat adanya ketidak lancaran distribusi barang

Sebagai pelaksana kebijaksanaan moneter BI mempunyai peran penting untuk melakukan tindakan bila terjadinya inflasi. Kebijakan moneter BI ditunjukan untuk mengelola tekanan harga yang berasal dari sisi permintaan agregat ( demand management ) relatif terhadap sisi penawaran. Untuk pencapaian sasaran inflasi perlu diadakannya kerjasama dan koordinasi Bank Indonesia dan Pemerintah melalui kebijakan makroekonomi yang terintegrasi baik dari kebijakan fiskal, kebijakan moneter maupun sektoral.

Selanjutnya adalah pembahasan tentang terjadinya inflasi karena naiknya biaya produksi.

Dengan naiknya biaya produksi dapat mengakibatkan melonjaknya harga outpt yang dihasilkan dari proses kegiatan produksi tersebut. Dengan begitu akan mendorong adanya kelangkaan produk juga termasuk kelangkaan distribusi, produsen akan banyak yang bangkrut karena tidak sanggup untuk membeli input (bahan baku) untuk membuat produknya. Sedangkan kebangkrutan produsen akan menambah masalah baru dalam perekonomian yakni, kenaikan angka pengangguran. Masyarakat menengah ke bawah akan semakin menderita karena sebagian tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga kebutuhan pokok yang melonjak secara signifikan.

Ini adalah faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya perdagangan internasional :

  1. Perbedaan sumber daya alam yang dimiliki : Sumber daya alam yang dimiliki masing-masing negara berbeda. Jarang sekali suatu negara dapat memenuhi seluruh kebutuhannya dengan sumber daya alam yang dimilikinya. Oleh karena itu masing-masing negara harus melakukan pertukaran.
  2. Efisiensi (penghematan biaya produksi) : dengan adanya perdagangan internasional suatu negara dapat memasarkan hasil produksinya pada banyak negara. Negara tersebut berproduksi dalam jumlah besar sehingga dapat menurunkan biaya produksi. Barang yang diproduksi dalam jumlah besar akan lebih murah daripada barang yang diproduksi dalam jumlah kecil.
  3. Tingkat teknologi yang digunakan : Beberapa negara yang telah menggunakan teknologi lebih modern dapat memproduksi barang dengan harga lebih murah daripada yang menggunakan teknologi sederhana. Sebagai contoh, indonesa mengimpor mobil dari jepang karena jepang telah maju dalam teknologi pembuatan mobil
  4. Selera : Indonesia mengimpor buah apel dari amerika Serikat padahalbuah apel dapat dihasilkan di dalam negeri. Buah apel dari Amerika Serikat menurut sebagian orang lebih mengundang selera dibandingkan buah apel lokal.