Nama : Kiki Marselaa
Kelas : 1EB05
A.
Investasi menurut para ahli
1.
Pengertian investasi menurut Ikatan Akuntansi Indonesia
adalah suatu aktiva yang digunakan perusahaan untuk pertumbuhan kekayaan (
accreation of welth )melalui distribusi hasil investasi yaitu seperti :
-
Bunga
-
Royalti
-
Deviden
-
Uang sewa
Untuk apresiasi nilai investasi
atau untuk manfaat lain bagi perusahaan yang berinvestasi seperti manfaat yang
diperoleh melalui hubungan perdagangan.
2.
Pengertian investasi menurut Kasmir dan Jakfar 2012, dinvestasi dapat diartikan sebagai penanaman
modal dalam suatu kegiatan yang memiliki jangka waktu yang relatif panjang
dalam berbagai bidang usaha. Penanaman modal yang ditanamkan dalam arti sempit
berupa proyek tertentu baik yang berupa fisik maupun nonfisik, seperti :
-
Proyek fisik : a. Proyek membuat jalan
b. PLN
- Proyek Non Fisik : a. Proyek pendidikan
b. Pembuatan buku-buku
3.
Pengertian
investasi menurut Mulyadi (2001:284) menyatakan bahwa :
“Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk
menghasilkan laba di masa yang akan datang.
Sumber : http://mbegedut.blogspot.com/2012/07/pengertian-definisi-investasi-menurut.html dan http://pukebramantio.blogspot.com/2010/03/definisi-ciri-dan-jenis-proyek.html
B.
Faktor-faktor yang mempengaruhi
investasi
1.
Suku Bunga
Merupakan faktor yang sangat penting dalam menarik investasi, karena
sebagian besar investasi dibiayai dari pinjaman bank. Jika suku bunga turun
maka akan mendorong investor untuk meminjam modal.
2.
Peraturan dan undang-undang ketenagakerjaan
Peraturan undang-undang ketenagakerjaan ini antara lain menyangkut
peraturan tentang pemutusan hubungan kerja (PHK), Upah Minimum, kontrak kerja
dll.
3.
Kondisi sarana dan prasarana
Prasarana dan sarana pendukung tersebut meliputi sarana dan prasarana
transportasi, komunikasi, utilitas, pembuangan limbah dll.
4.
Birokrasi perijinan
Birokrasi perijinan merupakan faktor yang sangat penting dalam
mempengaruhi investasi karena birokrasi yang panjang memperbesar biaya bagi
investor. Birokrasi yang panjang akan memperbesar biaya bagi pengusaha karena
akan memperpanjang waktu berurusan dengan aparat.
5.
Kualitas sumbaer daya manusia
Manusia yang berkualitas akhir-akhir ini merupakan daya tarik investasi
yang cukup penting. Sebabnya adalah tekhnologi yang dipakai oleh para pengusaha
makin lama makin modern. Tekhnologi modern tersebut menuntut ketrampilan lebih
dari tenaga kerja.
6.
Tingkat inflasi
Tingkat inflasi
berpengaruh negatif pada tingkat investasi hal ini disebabkan karena tingkat
inflasi yang tinggi akan meningkatkan resiko proyek-proyek investasi dan dalam
jangka panjang inflasi yang tinggi dapat mengurangi rata-rata masa jatuh pinjam
modal serta menimbulkan distrosi informasi tentang harga-harga relatif.
Disamping itu menurut Greene dan Pillanueva (1991), tingkat inflasi yang tinggi
sering dinyatakan sebagai ukuran ketidakstabilan roda ekonomi makro dan suatu
ketidakmampuan pemerintah dalam mengendalikan kebijakan ekonomi makro.
Untuk mengetahui lebih lengkap tentang informasi tentang faktor-faktor
yang memepengaruhi investasi, dapat dilihat pada sumber : http://lindapushyy.blogspot.com/2013/04/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html
Modal salah satu syarat utama dalam
mencapai kemajuan ekonomi
Modal ( dari bahasa tamil
(mutal), yang berarti ‘dasar’, ‘kaki’, ‘bagian bawah’) yang memiliki banyak
arti yang berhubungan dalam ekonomi dan akunting.
Pertumbuhan ekonomi didefiniskan sebagai penjelasan mengenai
faktor-faktor yang menentukan kenaikan output per kapita dalam jangka panjang,
dan penjelasan mengenai bagaimana faktor-faktor tersebut berinteraksi
satu sama lain, sehingga terjadi proses pertumbuhan. (Boediono; 1999).
Pertumbuhan ekonomi adalah salah satu indikator yang amat penting dalam
melakukan analisis tentang pembangunan ekonomi yang terjadi pada suatu negara.
Pertumbuhan ekonomi menunjukkan sejauhmana aktivitas perekonomian akan menghasilkan
tambahan pendapatan masyarakat pada suatu periode tertentu. Karena pada
dasarnya aktivitas perekonomian adalah suatu proses penggunaan
faktor-faktor produksi untuk menghasilkan output, maka proses ini pada
gilirannya akan menghasilkan suatu aliran balas jasa terhadap faktor produksi
yang dimiliki oleh masyarakat. Dengan adanya pertumbuhan ekonomi maka
diharapkan pendapatan masyarakat sebagai pemilik faktor produksi juga akan
turut meningkat. (Susanti, dkk; 2000).
Todaro (2000) menjelaskan bahwa ada
tiga faktor atau komponen utama dalam pertumbuhan ekonomi dari setiap bangsa,
yaitu :
- Akumulasi Modal, yang meliputi
semua bentuk atau jenis investasi baru yang ditanamkan pada tanah,
peralatan fisik dan sumbersaya manusia.
- Pertumbuhan penduduk, yang beberapa
tahun selanjutnya dengan sendirinya membawa pertumbuhan angkatan kerja
- Kemajuan teknologi.
Akumulasi modal (capital accunulation)
terjadi apabila sebagian dari pendapatan ditabung dan diinvestasikan kembali
dengan tujuan memperbesar output dan pendapatan. Akumulasi modal akan menambah
sumberdaya baru (contohnya, pembukaan tanah-tanah yang semula tidak digunakan)
atau meningkatkan kualitas sumberdaya (misalnya, perbaikan sistim
irigasi, pengadaan pupuk, pestisida).
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar