Jumat, 11 April 2014

Tugas1-PEREKONOMIANINDONESIA

Nama    : Kiki Marselaa
Kelas     : 1EB05

A.   Investasi menurut para ahli

1.       Pengertian investasi menurut Ikatan Akuntansi Indonesia adalah suatu aktiva yang digunakan perusahaan untuk pertumbuhan kekayaan ( accreation of welth )melalui distribusi hasil investasi yaitu seperti :
-          Bunga
-          Royalti
-          Deviden
-          Uang sewa
Untuk apresiasi nilai investasi atau untuk manfaat lain bagi perusahaan yang berinvestasi seperti manfaat yang diperoleh melalui hubungan perdagangan.
2.       Pengertian investasi menurut Kasmir dan Jakfar 2012, dinvestasi dapat diartikan sebagai penanaman modal dalam suatu kegiatan yang memiliki jangka waktu yang relatif panjang dalam berbagai bidang usaha. Penanaman modal yang ditanamkan dalam arti sempit berupa proyek tertentu baik yang berupa fisik maupun nonfisik, seperti :
-          Proyek fisik : a. Proyek membuat jalan
  b. PLN
                -      Proyek Non Fisik : a. Proyek pendidikan
                                                           b. Pembuatan buku-buku
3.       Pengertian investasi menurut Mulyadi (2001:284) menyatakan bahwa : “Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk menghasilkan laba di masa yang akan datang.



B.   Faktor-faktor yang mempengaruhi investasi
1.       Suku Bunga
Merupakan faktor yang sangat penting dalam menarik investasi, karena sebagian besar investasi dibiayai dari pinjaman bank. Jika suku bunga turun maka akan mendorong investor untuk meminjam modal.
2.       Peraturan dan undang-undang ketenagakerjaan
Peraturan undang-undang ketenagakerjaan ini antara lain menyangkut peraturan tentang pemutusan hubungan kerja (PHK), Upah Minimum, kontrak kerja dll.
3.       Kondisi sarana dan prasarana
Prasarana dan sarana pendukung tersebut meliputi sarana dan prasarana transportasi, komunikasi, utilitas, pembuangan limbah dll.


4.       Birokrasi perijinan
Birokrasi perijinan merupakan faktor yang sangat penting dalam mempengaruhi investasi karena birokrasi yang panjang memperbesar biaya bagi investor. Birokrasi yang panjang akan memperbesar biaya bagi pengusaha karena akan memperpanjang waktu berurusan dengan aparat.
5.       Kualitas sumbaer daya manusia
Manusia yang berkualitas akhir-akhir ini merupakan daya tarik investasi yang cukup penting. Sebabnya adalah tekhnologi yang dipakai oleh para pengusaha makin lama makin modern. Tekhnologi modern tersebut menuntut ketrampilan lebih dari tenaga kerja.

6.       Tingkat inflasi
Tingkat inflasi berpengaruh negatif pada tingkat investasi hal ini disebabkan karena tingkat inflasi yang tinggi akan meningkatkan resiko proyek-proyek investasi dan dalam jangka panjang inflasi yang tinggi dapat mengurangi rata-rata masa jatuh pinjam modal serta menimbulkan distrosi informasi tentang harga-harga relatif. Disamping itu menurut Greene dan Pillanueva (1991), tingkat inflasi yang tinggi sering dinyatakan sebagai ukuran ketidakstabilan roda ekonomi makro dan suatu ketidakmampuan pemerintah dalam mengendalikan kebijakan ekonomi makro.


Untuk mengetahui lebih lengkap tentang informasi tentang faktor-faktor yang memepengaruhi investasi, dapat dilihat pada sumber : http://lindapushyy.blogspot.com/2013/04/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html

Modal salah satu syarat utama dalam mencapai kemajuan ekonomi
Modal ( dari bahasa tamil (mutal), yang berarti ‘dasar’, ‘kaki’, ‘bagian bawah’) yang memiliki banyak arti yang berhubungan dalam ekonomi dan akunting.
Pertumbuhan ekonomi didefiniskan sebagai penjelasan mengenai faktor-faktor yang menentukan kenaikan output per kapita dalam jangka panjang, dan penjelasan mengenai  bagaimana faktor-faktor tersebut berinteraksi satu sama lain, sehingga terjadi proses pertumbuhan. (Boediono; 1999).  Pertumbuhan ekonomi adalah salah satu indikator yang amat penting dalam melakukan analisis tentang pembangunan ekonomi yang terjadi pada suatu negara. Pertumbuhan ekonomi menunjukkan sejauhmana aktivitas perekonomian akan menghasilkan tambahan pendapatan masyarakat pada suatu periode tertentu. Karena pada dasarnya aktivitas perekonomian adalah suatu proses penggunaan faktor-faktor  produksi untuk menghasilkan output, maka proses ini pada gilirannya akan menghasilkan suatu aliran balas jasa terhadap faktor produksi yang dimiliki oleh masyarakat. Dengan adanya pertumbuhan ekonomi maka diharapkan pendapatan masyarakat sebagai pemilik faktor produksi juga akan turut meningkat. (Susanti, dkk; 2000).
 Todaro (2000) menjelaskan bahwa ada tiga faktor atau komponen utama dalam pertumbuhan ekonomi dari setiap bangsa, yaitu :
  1. Akumulasi Modal, yang meliputi semua bentuk atau jenis investasi baru yang ditanamkan pada tanah, peralatan fisik dan sumbersaya manusia.
  2. Pertumbuhan penduduk, yang beberapa tahun selanjutnya dengan sendirinya membawa pertumbuhan angkatan kerja
  3. Kemajuan teknologi.
Akumulasi modal (capital accunulation) terjadi apabila sebagian dari pendapatan ditabung dan diinvestasikan kembali dengan tujuan memperbesar output dan pendapatan. Akumulasi modal akan menambah sumberdaya baru (contohnya, pembukaan tanah-tanah yang semula tidak digunakan) atau meningkatkan kualitas sumberdaya (misalnya,  perbaikan sistim irigasi, pengadaan pupuk, pestisida).
.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar