Minggu, 11 Mei 2014

TUGAS4-PEREKONOMIANINDONESIA

Inflasi itu sendiri dapat diartikan sebagai suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus, yang berkaitan dengan berbagai faktor antara lain adalah :
1.       Konsumsi masyarakat yang meningkat
2.       Lebihnya likuiditas pasar yang memicu konsumsi bahkan spekulasi
3.       Akibat adanya ketidak lancaran distribusi barang

Sebagai pelaksana kebijaksanaan moneter BI mempunyai peran penting untuk melakukan tindakan bila terjadinya inflasi. Kebijakan moneter BI ditunjukan untuk mengelola tekanan harga yang berasal dari sisi permintaan agregat ( demand management ) relatif terhadap sisi penawaran. Untuk pencapaian sasaran inflasi perlu diadakannya kerjasama dan koordinasi Bank Indonesia dan Pemerintah melalui kebijakan makroekonomi yang terintegrasi baik dari kebijakan fiskal, kebijakan moneter maupun sektoral.

Selanjutnya adalah pembahasan tentang terjadinya inflasi karena naiknya biaya produksi.

Dengan naiknya biaya produksi dapat mengakibatkan melonjaknya harga outpt yang dihasilkan dari proses kegiatan produksi tersebut. Dengan begitu akan mendorong adanya kelangkaan produk juga termasuk kelangkaan distribusi, produsen akan banyak yang bangkrut karena tidak sanggup untuk membeli input (bahan baku) untuk membuat produknya. Sedangkan kebangkrutan produsen akan menambah masalah baru dalam perekonomian yakni, kenaikan angka pengangguran. Masyarakat menengah ke bawah akan semakin menderita karena sebagian tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga kebutuhan pokok yang melonjak secara signifikan.

Ini adalah faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya perdagangan internasional :

  1. Perbedaan sumber daya alam yang dimiliki : Sumber daya alam yang dimiliki masing-masing negara berbeda. Jarang sekali suatu negara dapat memenuhi seluruh kebutuhannya dengan sumber daya alam yang dimilikinya. Oleh karena itu masing-masing negara harus melakukan pertukaran.
  2. Efisiensi (penghematan biaya produksi) : dengan adanya perdagangan internasional suatu negara dapat memasarkan hasil produksinya pada banyak negara. Negara tersebut berproduksi dalam jumlah besar sehingga dapat menurunkan biaya produksi. Barang yang diproduksi dalam jumlah besar akan lebih murah daripada barang yang diproduksi dalam jumlah kecil.
  3. Tingkat teknologi yang digunakan : Beberapa negara yang telah menggunakan teknologi lebih modern dapat memproduksi barang dengan harga lebih murah daripada yang menggunakan teknologi sederhana. Sebagai contoh, indonesa mengimpor mobil dari jepang karena jepang telah maju dalam teknologi pembuatan mobil
  4. Selera : Indonesia mengimpor buah apel dari amerika Serikat padahalbuah apel dapat dihasilkan di dalam negeri. Buah apel dari Amerika Serikat menurut sebagian orang lebih mengundang selera dibandingkan buah apel lokal.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar